Meidita Artisita (19 tahun) begitu gelisah. Waktu yang ia lihat menunjukkan pukul 4 sore, sementara ia masih berada di dalam taksi bertemankan seorang sopir. Wajahnya mulai memucat, ia tahu bahwa setengah jam lagi, pengambilan gambar untuk iklan sebuah produk shampo segera dilakukan. Ia cemas, bukan lantaran macetnya jalanan kota, tetapi hari itu adalah pertaruhan. Hari itu adalah hari pertama percobaannya menjadi model iklan, setelah beberapa hari sebelumnya ia harus bersaing dengan calon model yang lain untuk mendapatkan tempat. Ia hanya ingin agar penampilannya di hari pertama ini bisa mengesankan, penuh kepercayaan, dan tentu saja professional.